Mahasiswi ITS Temukan Ekstrak Penurun Kadar Kolesterol pada Ayam Brolier

Zaenal Effendi - detikNews
Jumat, 29 Apr 2016 13:28 WIB
Surabaya - Penderita stroke dan kolesterol dilarang makan makanan sembarangan. Apalagi mengandung kolesterol tinggi seperti ayam broiler. Tapi kini, penderita stroke dan kolesterol bisa mengkonsumsi ayam broiler.

Mahasiswa jurusan Biologi FMIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kholilah Nur Hidayah yang menemukan penurunan kadar kolesterol ayam broiler dengan memberikan ekstrak Ashitaba.

Kholilah tidak sendirian. Dia dibantu empat mahasiswa lainnya Raden Yuvita Rakhman, Faishal Aliwardana, dan Lintang Pertiwi.
Menurut Kholilah, timnya memilih daging ayam sebagai objek penelitian karena paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daging ayam yang tersebar di pasaran mayoritas berasal dari daging ayam broiler atau ayam ras pedaging dengan kadar kolesterol yang sangat tinggi.

"Kami mencekoki ayam-ayam tersebut dengan ekstrak Ashitaba yang sudah kami olah," kata Kholilah mengatakan cara menurunkan kadar kolesterol ayam broiler di ITS, Jumat (29/4/2016).

Ekstrak yang berasal dari daun tumbuhan dengan nama ilmiah Angelika keiskei itu diolah melalui proses evaporasi. Sebanyak 60 ekor ayam digunakan untuk percobaannya dengan perlakuan yang berbeda setiap 15 ekornya.

Perlakuan tersebut dibedakan berdasarkan konsentrasi Ashitaba yang diberikan kepada ayam, yaitu nol persen, lima persen, 7,5 persen, dan 10 persen. Dari percobaan yang berlangsung selama sebulan. "Didapatkan bahwa konsentrasi 10 persen yang berhasil menurunkan kadar kolesterol paling tinggi, yaitu sebesar 30 persen," ungkap dia.

Selain menurunkan kadar kolesterol, Kholilah menjelaskan ekstrak Ashitaba juga dapat menaikkan berat badan ayam. "Dengan masa panen yang sama antara ayam broiler yang diberi ekstrak dan tanpa ekstrak ashitaba, ayam dengan perlakuan ashitaba memiliki bobot yang lebih besar," imbuh mahasiswa angkatan 2012 ini.

Kholilah mengaku, ide membuat ekstrak Ashitaba didapatkan saat dirinya bersama tim sedang melakukan studi ekskursi ke Pulau Bali. Kala itu mereka mengunjungi salah satu lokasi wisata yang terdapat banyak tanaman herbal. "Di situlah kami mengetahui tentang Angelika keiskei untuk menurunkan kadar kolesterol," lanjut Kholilah.

Selain bisa menurunkan kadar kolesterol, penelitian yang dilakukan Kholilah dan timnya berhasil menggondol dua penghargaan dalam International Engineering Invention and Innovation Exhibition (I-ENVEX) 2016 yang berlangsung di Malaysia, awal April 2016 lalu.

Kholilah meraih penghargaan Leading Innovation Award dari International Intellectual Property Network Forum Jepang dan Silver Medal untuk kategori Health, Biotechnology and Chemical. (ze/fat)