Residivis Kasus Asusila Kabur dari Polres Malang

M Aminudin - detikNews
Sabtu, 23 Apr 2016 10:23 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Malang - Seorang residivis kasus asusila kabur dari ruang Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Malang.

Khoirul Anam (30) kabur setelah menjebol atap ruang Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) berada di satu gedung dengan Satreskrim Polres Malang.

Ruangan tersebut kerapkali digunakan sebagai transit para tersagka, saat masih dibutuhkan dalam pemeriksaan. Setelah itu, biasanya mereka baru dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Malang.

Tersangka lain yang berada dalam satu sel, mengaku tidak mengetahui bagaimana Khoirul baru saja ditangkap karena dugaan kasus pemerkosaan istri temannya ini kabur.

Warga Desa Gunung Ronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. diduga berhasil kabur melewati aliran sungai yang berada di sisi barat Mapolres Malang. Sempat ada saksi mata yang mengetahui tersangka kabur dengan menyeberang sungai.

"Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan dan melengkapi bukti. Jadi belum ditahan," ungkap Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro kepada detikcom, Sabtu (23/4/2016).

Upaya pencarian terhadap Khoirul terus dilakukan petugas, dibantu anjing pelacak milik Brimobda Ampeldento. Penelusuran hingga ke perkampungan, belum membuahkan hasil hingga pagi tadi.

"Sudah saya perintahkan semua anggota untuk mencari dan mengamankan pelaku kembali," jelas Adam.

Khoirul baru saja keluar dari Lapas Kelas I Lowokwaru karena tersangkut kasus asusila, tersangka diganjar hukuman 4 tahun. Tidak lama, Khoirul dilaporkan telah memperkosa W, istri teman dekatnya sendiri.

Petugas berhasil menangkap Khoirul kembali, langsung menggelandangnya ke Mapolres Malang. Khoirul dijerat Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, sebelum malam harinya kemudian nekat kabur. (ugik/ugik)