Stylist Rambut Artis Cukur Rambut Penghuni Liponsos

Stylist Rambut Artis Cukur Rambut Penghuni Liponsos

Zaenal Effendi - detikNews
Jumat, 22 Apr 2016 19:09 WIB
Stylist Rambut Artis Cukur Rambut Penghuni Liponsos
Yanus Putrada cukur rambut penghuni liponsos/Zainal Effendi
Surabaya - Berbuat baik kepada orang lain bisa dilakukan dengan mengandalkan profesi dan keahlian yang kita miliki. Namun kebaikan yang dilakukan Yanus Putrada berbeda dengan pemuda berjiwa sosial lainnya, kenapa?

Pemuda yang menjadi salah satu tukang cukur artis di Indonesia ini memilih jiwa sosial, dengan memangkas rambut penghuni Liponsos Keputih. Padahal, yang 95 persen dihuni psikopat atau orang gila.

Bahkan pria rupawan ini tidak canggung dan merasa jijik dengan kondisi serta bau yang tidak seperti di tempat lain. Dia pun rela berkeringat. "

"Dari keinginan pribadi saya, melakukan baksos dengan mencukur rambut para Homeless (gelandangan), karena kemampuan yang saya miliki hanya ini," kata Yanus di sela-sela rehat mencukur para penghuni Liponsos Keputih, Surabaya, Jumat (22/4/2016).

Pemilik gelar S1 komunikasi Untag Surabaya ini mengaku tidak ragu memberikan model funky nan trendi model rambut kepada penghuni Liponsos yang dicukurnya.

"Kalau yang dewasa akan saya pangkas secara rapi, kemudian untuk yang masih muda akan saya buat model kekinian biar lebih fresh," ungkap pria kelahiran Samarinda ini.

Yanus mengaku bakti sosial yang dilakukannya ini bentuk menepati janji pada dirinya sendiri dan papanya yang sudah meninggal dunia.

"Saya ingin menepati janji saya dan janji pada orangtua saya bahwa saya ingin memotong rambut saudara-saudara saya di Liponsos karena saya dulu berasal dari keluarga yang sederhana," ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan bakti sosial ini bisa dilakukan rutin tiap tahun dan dilakukan setiap 22 April. "Di tanggal itu saya mengucap janji, semoga tahun depan, jika Tuhan masih memberikan saya kesempatan pasti akan saya lakukan lagi," pungkas Yanus.

Sementara salah satu petugas Liponsos bagian psikopat mengungkapkan jika agenda potong rambut sebenarnya sudah dilakukan rutin secara internal terhadap para penghuni.

"Saya sangat senang apa yang dilakukan anak muda tersebut, tanpa canggung merapikan rambut penghuni satu per satu dengan telatennya," ujarnya. (ze/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini