Rumah Dua Jaksa Kejari Mojokerto Dibobol Maling

Rumah Dua Jaksa Kejari Mojokerto Dibobol Maling

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 18 Apr 2016 15:25 WIB
Rumah Dua Jaksa Kejari Mojokerto Dibobol Maling
Ilustrasi pencurian rumah (Foto: Edi Wahyono)
Mojokerto - Pencuri spesialis rumah kosong di Mojokerto semakin tak pandang bulu. Kali ini, kawanan pencuri membobol rumah Kasi Pidsus dan staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto di Perumahan Japan Raya dan Japan Asri, Kecamatan Sooko.

Rumah pertama yang disatroni maling milik Kasi Pidsus Kejari Mojokerto Fathur Rohman di Jalan Semarang Blok B3 No 14 Perumahan Japan Raya. Kapolsek Sooko AKP Purnomo mengatakan, korban baru tahu jika rumahnya dibobol maling pada Minggu (17/4) sekitar pukul 21.30 Wib.

"Korban pergi ke Surabaya Kamis (14/4) siang. Korban tahu pencurian itu pada Minggu malam kondisi pintu rumahnya sudah terbuka," kata Purnomo kepada wartawan, Senin (18/4/2016).

Fathur Rohman merupakan Kasi Pidsus baru di Kejari Mojokerto menggantikan posisi Andhi Ardhani. Sedianya hari ini, Fathur akan menempati rumah barunya di Perumahan Japan Raya. Berbagai perabotan rumah pun sudah dia pindahkan ke rumah yang baru itu.

Purnomo menjelaskan, diperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Kawanan maling masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu depan rumah dengan kubut (linggis kecil). Menurut dia, diduga rumah Fathur dibobol antara Kamis malam hingga Jumat siang. Pasalnya, tetangga korban melihat pintu depan rumah di Jalan Semarang itu terbuka pada Jumat sore.

"Barang yang hilang sebuah TV 40 inchi dan empat buah jam tangan. Kerugian korban sekitar Rp10-11 juta," jelasnya.

Kawanan pencuri spesialis rumah kosong juga membobol rumah Idayati, staf di Kejari Mojokerto. Saat kejadian, korban sedang pergi ke Jember. Sementara rumah korban di Perumahan Japan Asri dalam keadaan kosong sejak Jumat (15/4).

Pencurian di rumah Kasi Pidsus dan Idayati itu dibenarkan pihak Kejari Mojokerto. Sumber orang dalam kejaksaan menyebutkan, kawanan maling berhasil menggondol sejumlah perhiasan dari rumah Idayati.

Sementara Purnomo menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus pencurian yang menyasar rumah 2 petugas Kejari Mojokerto itu. Pihaknya juga mendalami adanya kesengajaan kawanan maling yang memang mengincar pegawai Kejari Mojokerto.

"Kami tak berani berkomentar soal itu. Yang jelas masih kami dalami siapa pelakunya," pungkasnya. (iwd/iwd)
Berita Terkait