Longsoran tanah bercampur batu itu juga merobohkan pepohonan sekitar, sehingga menutup badan jalan di Desa Suru Kec Doko sepanjang 20 meter. Diperkirakan longsor terjadi dini hari tadi saat jalanan sepi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Pengguna jalan harus berputar balik sejauh 15 Km untuk mencapai kota atau kecamatan terdekat. Sebab akses jalan tertutup total.
"Saat ini proses pembersihan jalan masih dilakukan aparat kepolisian beserta anggota BPBD Kab Blitar dan dibantu warga," kata Kapolsek Doko, AKP Sunardi saat ditemui di lokasi longsor.
Sementara dari pantaun detikcom, para pelajar yang kebanyakan lokasi sekolahnya berada di Kec Wlingi harus memutar kembali dan harus melewati Desa Carangkembang. Begitu juga dengan para pedagang yang berjualan di Pasar Besar Wlingi, terpaksa harus berangkat lebih pagi agar bisa menggelar dagangannya sejak pagi.
"Ya harus muter balik ini, makanya saya berangkat lebih pagi, biasanya jam 5 pagi, hari ini berangkat jam 4, tapi anak saya ini yang mesti terlambat sekolahnya," cerita Siti Masrukah (54), pedagang kue di Pasar Besar Wlingi.
Hingga pukul 07.30 WIB, proses pembersihan jalan masih dilakukan dengan cara manual. Diperkirakan jalan akan kembali bersih dan bisa kembali dilalui 6 jam mendatang.
"Peralatan ini sudah cukup sambil kami siram dengan air biar badan jalan tidak licin. Sementara alat berat belum perlu didatangkan," pungkas Sunardi. (fat/fat)











































