Ini Kampung Satu Rumah Punya Lebih Dua Anak

Ini Kampung Satu Rumah Punya Lebih Dua Anak

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 14 Apr 2016 16:00 WIB
Ini Kampung Satu Rumah Punya Lebih Dua Anak
Foto: M Aminudin
Malang - Pemerintah Kota Malang menunjuk Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, sebagai tempat pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB).

Sebab wilayah itu, warganya banyak yang memiliki anak lebih dari dua. Dikarenakan, kesadaran warganya akan KB masih sangat rendah. Data Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Malang mencatat, jika Kelurahan Kota Lama memiliki tingkat kesadaran ber-KB di bawah rata-rata.

"Di wilayah Kota Lama ini di bawah rata-rata yakni 79 persen. Fakta itu didukung dengan jumlah anak di masing-masing keluarga lebih dari dua," ujar Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Malang Penny Indriani di sela pencanangan Kampung KB di RW 08, Kelurahan Kota Lama, Kamis (14/4/2016).

Diungkapkan, Kelurahan Kota Lama dipilih sebagai tempat Pencanangan KB juga dikarenakan masuk dalam kategori kawasan kumuh serta angka kemiskinan mencapai 34 persen.

Sementara Wali Kota Malang Moch. Anton mengungkapkan, untuk meningkatkan kualitas hidup manusia  dalam hal pembangunan kependudukan dan keluarga berencana. Maka pemerintah berkewajiban untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk.

"Ini menjadi perhatian kita ternyata kemiskinan itu relative dari keluarga yang banyak anak. Saya mohon masyarakat sekarang ini harus bisa melihat keadaan diri, melihat bagaimana kita memanage dengan baik keluarga kita ini, saya berharap lurah, camat dan kepada dinas yang hadir dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya KB," kata Wali Kota Anton saat pencanangan.

Anton berharap, Kampung KB ini dapat menjadi miniature program KB ditingkat terendah yaitu ditingkat kelurahan. Kampung KB dirancang sebagai upaya membumikan program KB serta dijadikan upaya revitalisasi program KKBPK (Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga).

"Diharapkan Kampung KB akan mampu menumbuhsuburkan kesadaran masyarakat dalam mengikuti program KB serta memberikan satu makna dan terus mampu kita budayakan dalam semangat kebersamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Abah Anton begitu akrab disapa.

(fat/fat)
Berita Terkait