Toko emas bernama Sederhana Dua itu dimiliki oleh Khasin. Khasin tahu jika toko emasnya dibobol saat hendak membuka tokonya, Senin (11/4/2016) pagi.
Khasin kaget saat mendapati tokonya sudah berantakan. Khasin menjadi shock saat tahu jika brankasnya yang berisi perhiasan dan uang juga telah dijebol.
"Berdasarkan pengakuan pemilik toko emas, di dalam brankas ada emas dalam
bentuk perhiasan kurang lebih seberat 4 kg dan uang Rp 80 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Dwi Heru Purnomo kepada detikcom.
Namun pelaku, kata Heru, hanya mengambil 3 kg emas dan meninggalkan 1 kg
emas yang lain. Pelaku juga mengambil uang Rp 80 juta. Pelaku masuk ke toko dengan cara menjebol kunci rolling door.
Sementara untuk menjebil brankas, pelaku melakukannya dengan cara mengelas brankas. Itu diketahui dari adanya tabung elpiji 3 kg yang tertinggal di lokasi. Selain tabung elpiji, pelaku juga meninggalkan korek api, linggis dan kaos.
"Pelaku diduga lebih dari satu," kata Heru.
Dan Heru menduga jika pelaku sudah berpengalaman dan sebelumnya sudah membaca situasi dengan cara melakukan aksi pada saat pasar sedang sepi. Aksi pencurian itu sendiri diduga dilakukan pada Minggu (10/4/2016) sore sekitar pukul 15.00-18.00 WIB.
"Saat itu pasar sedang sepi-sepinya karena hari minggu, toko tutup semua," lanjut Heru.
Dugaan jika pelaku sudah berpengalaman bisa dilihat dari cara pelaku menjebol brankas yang piawai. Tanpa kesulitan, pelaku bisa menjebol brankas bermodalkan las tabung elpiji.
"Semoga kasus ini bisa kami ungkap. Mohon dukungannya," tandas Heru. (iwd/fat)











































