Tujuh Orang Diamankan Tangkap Ikan Pakai Bom

Tujuh Orang Diamankan Tangkap Ikan Pakai Bom

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Senin, 11 Apr 2016 16:41 WIB
Tujuh Orang Diamankan Tangkap Ikan Pakai Bom
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak diungkap polisi. Tujuh pelaku diamankan. Sebuah perahu tanpa nama, bahan dan alat peledak, serta uang hasil penjualan ikan turut disita.

"Tersangka menangkap ikan menggunakan bom ikan yang dibuat sendiri," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Ditpolair Polda Jatim, Senin (11/4/2016).

Argo mengatakan, para tersangka menangkap ikan dengan bom di Perairan Kangean, Sumenep, Madura. Mereka biasa melakukan di malam hari. Untuk mengumpulkan ikan, mereka mengapungkan bagan atau banjang apung yang diberi lampu.

Cahaya lampu rupanya membuat ikan tertarik sehingga mengumpul. Setelah dipastikan ikan banyak berkumpul, bom ikan yang telah disulut dilempar ke dalam air. Bom tersebut meledak di dalam air yang membuat ikan-ikan mati.

Para pelaku kemudian menyelam untuk mengumpulkan ikan yang sudah mati. Sasaran ikan yang dibom adalah ikan konsumsi. Dalam sekali beraksi, mereka bisa mengumpulkan ratusan kilogram ikan.

"Bom dibuat dengan bahan TNT dan amonium nitrat," lanjut Argo.

Argo menambahkan, TNT dan amonium nitrat itu dicampur ke dalam satu wadah yang kemudian diberi sumbu. Dari para tersangka, polisi menyita 22 bom ikan siap pakai, sumbu sepanjang 5 meter, 98 detonator, 400 gram TNT, 25 kl dan 15 kg amonium nitrat, 1 unit kompresor, 1 regulator, uang Rp 8,4 juta, dan 1 unit perahu tanpa nama.

"Bom ikan ini sangat berbahaya bagi lingkungan laut. Selain mematikan ikan, bom ikan juga merusak karang dan biota laut lainnya," tandas Argo. (iwd/fat)
Berita Terkait