10 Anggota Punk Bunuh Teman karena Sering Dipalak

10 Anggota Punk Bunuh Teman karena Sering Dipalak

Inam Tohari - detikNews
Senin, 28 Mar 2016 15:38 WIB
10 Anggota Punk Bunuh Teman karena Sering Dipalak
Foto: Inam Tohari
Madiun - Berlatarbelakang dendam karena sering dipalak, 10 anggota punk di Madiun nekat membunuh teman dari kelompok lain. Korban bernama Rizki Putra (19) warga Desa Purworejo Kecamatan Pilang Kenceng Madiun.

Kini para pelaku digelandang ke Polres Madiun setelah sempat melarikan diri sejak peristiwa pembunuhan, Minggu (27/3). Kepada petugas, Rokhim alias Bram (22) salah satu tersangka, mengaku nekat membunuh korban karena sering memalak anak buahnya. Selain itu, korban juga sering mencuri gitar milik kelompoknya.

Puncak kejengkelan terjadi, Sabtu malam (26/3). 10 Pelaku mengajak korban untuk pesta minuman keras di lahan kosong, tempat penggilingan padi di Desa Krajan Kecamatan Mejayan Madiun.

Dalam kondisi mabuk, korban akhirnya dikeroyok anggota punk, kemudian dipukuli menggunakan batu bata dan tangan kosong. Korban akhirnya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi wajah hancur.

Selanjutnya mayat korban dibuang di pematang sawah Desa/Kecamatan Balerejo. Dan mayat korban ditemukan Minggu (27/3) pagi oleh warga yang sedang berjalan di sekitar lokasi. Menerima laporan, Polres Madiun langsung mengejar para pelaku.

Tak kurang dari 7 jam, satu per satu tersangka berhasil ditangkap. Ke-10 pelaku masing-masing Bram (22) asal Tuban, Is (22) asal Semarang, AA (23) warga Madiun, MK (22) warga Madiun, MD (22) warga Madiun, DM (22) warga Madiun, KF (19) warga Madiun, NN (18) warga Madiun, FY (16) warga Madiun dan TJ (16) warga Madiun.

"Kasus pengeroyokan hingga menewaskan korban berlatar belakang dendam. Sebab korban sering memalak dan mencuri gitar milik tersangka," ujar Kapolres Madiun AKBP Tony Surya Putra, Senin (28/3/2016) sore.

Hingga kini 10 diamankan di kantor polisi untuk menunggu ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. (fat/fat)
Berita Terkait