Pelaku, Yoni Prihadi (55) membunuh istrinya dengan menusukkan parang sebanyak 2 kali, Kamis (24/3/2016). Akibatnya, wanita yang juga PNS guru SMPN Sanankulon 1 tewas dengan kondisi tengkurap dan hanya mengenakan pakaian dalam.
Usai menghabisi nyawa istrinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Sukorejo, yang berjarak sekitar 300 meter, sekaligus menyerahkan barang bukti.
Usai mendapat laporan dari pelaku, polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu, polisi juga memasang police line di sekitar rumah korban.
Kapolresta Blitar AKBP Yossy Runtukahu mengatakan, pembunuhan yang dilakukan pelaku ini diduga ada masalah keluarga. Pasutri ini sering cekcok, karena diduga ada orang ketiga dalam rumah-tangganya.
"Namun untuk memastikan motif pembunuhan sadis ini, kita masih melakukan penyelidikan, dengan memeriksa saksi-saksi serta memintai keterangan dari pelaku sendiri," kata kapolres kepada wartawan.
Sementara sejumlah tetangga korban menuturkan, jika pasutri yang tinggal bersama anak bungsunya ini dikenal sering bertengkar. Warga mengetahui, jika sang suami diduga memiliki wanita idaman lain (WIL) sehingga memicu sering terjadinya percekcokan di dalam rumah.
"Hampir setiap hari mas mereka bertengkar. Sang istri cemburu karena si suami diduga memiliki hubungan gelap dengan wanita lain," jelas Yuda Septasari, tetangga korban.
Usai olah TKP, jenazah korban langsung dievakuasi polisi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk menjalani visum. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Blitar untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.
(fat/fat)











































