4 Pengurus Kadin Jatim Diperiksa sebagai Saksi Kasus La Nyalla, 3 Tak Hadir

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 23 Mar 2016 18:21 WIB
Foto: Rois Jajeli/detikcom
Surabaya - Hari ini penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengagendakan pemeriksaan 4 orang pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin.

Dari empat orang pengurus Kadin Jatim (Muljanto, Basa Alim Tualeka, Cholis Yudho dan Irsan) yang dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi, hanya satu orang yang memenuhi panggilan, yakni Muljanto

"Agendanya hari ini memintai keterangan empat orang dari pengurus Kadin Jatim sebagai saksi kasus IPO Bank Jatim. Namun yang hadir hanya satu orang saja. Yang lainnya tidak hadir dan tidak ada pemberitahuan alasannya," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Romy Arizyanto, Rabu (23/3/2016).

Muljanto diperiksa sejak pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan di ruang penyidik Pidsus Kejati Jatim itu berlangsung sekitar 4 jam.

"Kita mintai keterangan terkait dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang masuk ke Kadin," tambah Kasi Penyidikan Pidsus Dandeni Herdiana.

"Termasuk keterangan terkait aliran dana dan pembelian IPO Bank Jatim," jelasnya sambil menambahkan, Muljanto sebelumnya juga pernah dimintai keterangan terkait kasus dana hibah Kadin itu.

"Dia pernah kita mintai keterangan. Sekarang kita mintai keterangan lagi," terangnya.

Mantan Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Jatim ini mengatakan, sudah ada belasan saksi yang dimintai keterangan terkait kasus pembelian IPO Bank Jatim dari dana hibah. Pemeriksaan tersebut untuk melengkapi alat bukti.

"Untuk saksi yang tidak hadir hari ini, akan kita agendakan dipanggil lagi diperiksa sebagai saksi," tandasnya. (roi/try)