"Kami ingin pelakunya diusut tuntas dan dihukum," ujar juru bicara JAS Jatim Ahmad Arif kepada wartawan di depan pintu masuk Polrestabes Surabaya, Jumat (18/3/2016).
Ahmad menambahkan, dalam operasionalnya, Densus 88 menggunakan uang rakyat. Karena itu Ahmad berharap keuangan Densus 88 bisa diaudit agar dapat dipertanggungjawabkan.
"Aksi kami tidak hanya di sini, tetapi juga di Jateng dan Jabar," kata Ahmad.
Dalam aksinya, massa membawa keranda bertuliskan Densus 88. Keranda berwarna putih itu kemudian dibakar diiringi pekik takbir. Selain itu, seorang anggota JAS menempelkan stiker berbentuk kotak besar berwarna merak di gapura masuk Polrestabes Surabaya. Stiker tersebut bertuliskan Stop Bunuh Muslim #BubarkanDensus88. (fat/iwd)











































