Komplotan Pencuri Kerang Mutiara Dibekuk

Komplotan Pencuri Kerang Mutiara Dibekuk

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 17 Mar 2016 18:50 WIB
Komplotan Pencuri Kerang Mutiara Dibekuk
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Komplotan pencuri kerang mutiara di kawasan budidaya mutiara milik Disthi Mutiara Suci di Perairan Banyubiru, Muncar, Banyuwangi, dibekuk Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi dan Polsek KP3 Tanjungwangi.

Tiga orang berhasil diamankan beserta barang bukti berupa 130 butir mutiara senilai lebih dari Rp 50 juta. Pelaku yang ditangkap adalah Rh, NM dan LD warga Jakarta Timur. Awalnya, petugas TNI AL menangkap Rh di lokasi budidaya mutiara milik Disthi Mutiara Suci Muncar, Rabu (16/3) tengah malam.

"Pelaku kita tangkap saat menyelam. Kita sita 42 butir mutiara dari tangan pelaku. Selain mutiara, dari tangan Rh kita amankan botol dan ponsel, " kata Komandan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi, Letkol laut (P) Wahyu Endriawan kepada wartawan, Kamis (17/3/2016).

Wahyu menjelaskan, dari pengakuan pelaku Rh, masih ada 2 orang yang kabur. TNI AL langsung berkoordinasi dengan polisin. Tak sampai sehari, 2 pelaku lainnya ditangkap di pelabuhan ASDP Ketapang, saat akan kabur ke Bali.

"Koordinasi yang baik kita lakukan bersama Polri. Nantinya satu tersangka ini kita serahkan ke Polres Banyuwangi," ujar Danlanal Wahyu.

Saat beraksi, kata Danlanal Wahyu, Rh bersama dua rekannya menggunakan perahu sewaan dan menyelam dengan cara tradisional di kedalaman 25 meter. Lalu, pukul 16.00 WIB, bergerak ke Pelabuhan Muncar dan berlayar ke lokasi, sekitar 1,5 jam pelayaran dari dermaga pelelangan ikan Muncar.
Ketiga pelaku membawa mobil yang dititipkan di rumah pemilik perahu yang disewa. Kepada petugas, Rh mengaku baru kali ini beraksi di lokasi. Dia berdalih hanya diajak kedua temannya. Barang hasil curian ini rencananya akan dijual ke penadah di Bali.

Kapolsek KP3 Tanjungwangi, AKP Hadi Siswoyo membenarkan membekuk dua pelaku pencurian mutiara. Perwira ini menegaskan dua pelaku dibekuk saat akan menyeberang ke Bali. Saat disergap, pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza berplat nomor Lombok.

"Kita bekuk di pintu masuk pelabuhan Ketapang. Keduanya akan kabur ke Bali. Pelaku masih dimintai keterangan penyidik. Kita sedang kembangkan kasus ini," jelasnya.

Sementara staf Disthi Mutiara Suci, Ikhwan mengaku dari hasil pemeriksaan di lokasi budidaya, sebanyak 130 butir mutiara digasak pelaku. Kerugian ditaksir lebih dari Rp 50 juta. Mutiara yang digasak pelaku berumur sekitar dua tahun dan siap panen.

Meski pengamanan di lokasi juga dibantu personel TNI AL. Namun, pelaku selalu memanfaatkan kelengahan petugas pengamanan. Kata Ihkwan, mutiara menjadi komoditi andalan ekspor. Karena itu, menjadi incaran empuk pelaku pencurian.

"Ini kejadian keempat kalinya. Padahal, kita sudah perketat pengawasan, tapi pencuri tetap bisa masuk," keluhnya. (fat/fat)
Berita Terkait