Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, Jumat (11/3/2016) pun membuat heboh para tetangga. Warga pun berhamburan untuk membantu memadamkan api.
"Saya sempat kaget ketika saya baru bangun tidur istri saya berteriak," kata Supriyono sambil menunjukkan bantal yang terbakar.
Menurut Supriyono, api saat itu juga membakar bantal, kasur, lemari es dan sebagian isi rumah. "Alhamdulillah warga banyak yang berdatangan membantu memadamkan api," jelasnya.
Supriyono menduga, penyebab kebakaran berasal dari pipa gas yang berada setengah meter dari rumahnya bocor. "Dengan peristiwa ini kami minta pertangungjawaban kalau benar pipa ini milik PT Lapindo, Lapindo untuk segera mengganti perabot rumah saya ini yang habis terbakar," jelasnya.
Perwakilan PT Lapindo Brantas Inc saat ditemui detikcom di lokasi kejadian masih belum mau berkomentar soal kejadian tersebut. "Sementara ini kami belum bisa komentar mas, kedatangan saya kesini sementara investigasi, ini yang bocor pipa milik siapa yang jelas belum diketahui," kata salah satu perwakilan PT Lapindo yang enggan disebut namanya.
Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB ini, hanya membakar perabot rumah dan tidak ada korban jiwa. "Untuk sementara jalan akses di desa ini ditutup untuk menjamin keselamatan warga di sekitar desa ini," pungkasnya. (bdh/bdh)











































