"Kami menyerahkan santunan kepada lima korban meninggal yang merupakan warga Cepu, Blora, Jawa Tengah. Dua santunan untuk korban meninggal asal Bojonegoro, Jawa Timur diserahkan oleh petugas Jasa Raharja perwakilan Bojonegoro," ujar Kepala Cabang PT Jasa Raharja cabang Jawa Tengah Triyugara dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (7/3/2016).
Penyerahan santunan itu sendiri dilakukan di Kantor Balai Desa Cabean, Cepu, Blora. Lima korban yang mendapat santunan dari PT Jasa Raharja cabang Jawa Tengah adalah Susmiati (35) dan Vidi Mahendra (7) yang merupakan keduanya warga Desa Tambakromo, Cepu, Blora. Sementara tiga lainnya adalah Muhammad Syafii (42), Ainun Zulfa (35), dan Mochamad Irfan Zaenal Mukhtar (3), ketiganya merupakan warga Desa Cabean, Cepu, Blora.
"Kecuali M Irfan Zaenal Mukhtar, semua korban meninggal mendapat santunan sebesar Rp 25 juta," lanjut Triyugara.
Irfan, kata Triyugara, hanya mendapat santunan Rp 2 juta karena orang tuanya yakni M Syafii dan Ainun Zulfa turut meninggal dalam kecelakaan. Santunan Rp 2 juta yang diserahkan kepada nenek Irfan, Aminah, adalah santunan untuk biaya penguburan.
Sementara dua korban tewas yang mendapat santunan dari Jasa Raharja cabang Bojonegoro adalah Kuntamah dan Umi Hanik Alfiah. Sementara itu, untuk 9 korban luka yang dirawat di RSUD Bojonegoro dan RS Bhayangkara Bojonegoro dijamin biaya perawatannya sampai batas maksimal Rp 10 juta. (iwd/fat)











































