Irsyad mengungkapkan acara tersebut digagas atas dasar kesadaran bahwa pemerintah harus siap dikritik terutama oleh pers. Namun, kata dia, kritik harus disampaikan dengan penuh tanggungjawab.
"Melalui forum ini, para wartawan bisa bertanya terkait isu yang berkembang atau kebijakan-kebijakan pemerintah kabupaten secara langsung, sehingga ada keseimbangan dalam pemberitaan," kata Irsyad, di pendopo kabupaten, Jumat (4/3/2016).
Ia menegaskan dirinya tidak anti kritik. Ia pun berharap semua jajaran SKPD juga punya sikap serupa.
"Bagaimanapun peran media sangat penting. Selain berfungsi memberikan informasi, peran penting lain adalah sebagai kontrol pemerintahan. Saya khususnya, tidak pernah anti kritik dari pers asal disampaikan dengan baik sesuai kaidah yang benar," terangnya.
Acara tersebut akan digelar rutin sebulan sekali. Selain memberi kesempatan para wartawan bertanya, juga sebagai media memaparkan program pemerintah kepada pers yang diharapkan bisa disebarluaskan ke publik.
"Tentu saja para wartawan juga bisa menyampaikan ide-idenya demi kemajuan daerah," pungkasnya. (fat/fat)











































