DetikNews
Selasa 01 Maret 2016, 15:49 WIB

Dua Inspirator ini Tularkan Pengalamannya dengan Mahasiswa

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Dua Inspirator ini Tularkan Pengalamannya dengan Mahasiswa Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Kaum muda di Indonesia umumnya memiliki keinginan besar untuk maju dan mewujudkan impian mereka. Tapi terkadang tidak tahu bagaimana memulai dan apa yang mereka butuhkan untuk mewujudkan impian tersebut.

Pada akhirnya mereka perlu membekali diri dengan pengetahuan, kemampuan dan role model yang bisa menginspirasi. Dan pada saat yang sama, mereka juga butuh membekali diri dengan perangkat esensial, termasuk memilih perangkat PC yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dan memahami bahwa perangkat teknologi memainkan peran penting dalam mendukung upaya mereka untuk maju.

Itu terlihat pada sosok dua inspirator muda Indonesia yakni Chiki Fawzi (animator) dan Aria Rajasa (pengembang clothing line), saat memberikan workshop "Berani Memulai Startup!" yang digelar Lenovo Indonesia dan bagian kampanye Lenovo "Siap Maju-Inspiration Hunt", di Aula Fajar Notonegoro Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya, Selasa(1/3/2016).

Menurut Chiki Fawzi, animator muda yang berbakat saat membagi pengalamannya memanfaatkan teknologi untuk menyalurkan ide kreatifnya di hadapan puluhan mahasiswa, dirinya tidak bisa hidup tanpa laptop.

"Pilihan aku jatuh pada laptop karena kemampuan laptop. Laptop itu fleksibel dan bisa digunakan dimana dan kapan saja," katanya.

Laptop mampu menampung dan menjalankan banyak software, dirasa lebih sesuai dengan mobilitasnya yang tinggi. Laptop kesayangannya selalu dibawa kemanapun ia pergi karena ia selalu mengerjakan desain termasuk revisi di sela-sela kegiatannya.

Dan laptop favoritnya saat ini adalah Lenovo YOGA 300 yang tak hanya memiliki spesifikasi yang mumpuni namun juga unik karena memiliki casing warna-warni, sesuai dengan karakternya yang dinamis. "Laptop berwarna itu seru dan nggak monoton. Juga membuat terlihat beda dari yang lainnya," jelasnya.

Chiki mengatakan sejak SMA suka mencari uang sendiri. Saat libur sekolah, dimanfaatkan untuk bekerja di salon, meski anak seusianya lebih memilih shopping. Bahkan saat kuliah di Malaysia, saat libur Chiki memanfaatkan untuk kerja di gerai ice cream dan tidak pulang ke Indonesia.

"Selama 3 tahun aku kerja di gerai ice cream begitu saya diterima kerja di perusahaan produksi serial animasi Upin dan Ipin. Karena gajinya lebih gede, aku berhenti dari gerai ice cream. Tidak pernah terpikirkan serial animasi Upin dan Ipin populer di tanah air,"cerita Chiki.

Selama bekerja di Malaysia, dirinya tidak punya tempat tinggal tetap dan baru mengontrak sebuah rumah bersama beberapa temannya setelah diterima bekerja di perusahaan serial animasi Upin dan Ipin.

Senada dengan Chiki, Aria Rajasa mengakui bahwa peran teknologi seperti laptop sangat membantunya dalam mengembangkan bisnisnya di dunia fashion serta mendukung passionnya di industri digital, teknologi, dan kampanye online. Ia yakin, program "Lenovo SIAP MAJU" akan membantu generasi muda mengembangkan ide-ide bisnis tanpa terkurung batasan akses terhadap dunia luar.

"Saya pada awalnya tidak memiliki pengalaman di bidang clothing line, namun karena memiliki dasar keahlian di bidang teknologi, mengembangkan clothing line dengan teknologi menjadi faktor penting pada bisnis saya saat ini. Saya yakin dengan dukungan teknologi mumpuni dari Lenovo, kaum muda akan dapat memulai bisnis dengan cara yang tepat," ujar Aria.

Aria membuktikan dengan usaha clothing line-nya mampu menyatukan desainer Indonesia. Di gantibaju.com, banyak merek berkumpul dan berkompetisi untuk menjual desain mereka. Tercatat sekitar 37.000 desainer yang bergabung dan dalam satu tahun, desain yang dihasilkan dan sudah dijual dipasaran mencapai 800 desain. Sementara di tees.co.id, ada lebih dari 30.000 desainer yang bergabung dan sudah menghasilkan 250 jenis produk.

Sementara Marketing Lead Lenovo Indonesia, Fransisca Maya, menegaskan, dukungan teknologi secara nyata telah ditunjukkan dua inspirator muda Indonesia.

Dengan menggelar program Lenovo Siap Maju yang bekerjasama dengan Akademi Berbagi, Fransisca berharap bisa memenuhi kebutuhan anak muda yang disebut sebagai Milenial Generation. Di sisi bisnis, Lenovo memiliki rangkaian produk yang memang disediakan untuk segmen anak muda dengan kualitas mumpuni tapi harga terjangkau yakni Lenovo Yoga 300, Lenovo Ideapad 300, Lenovo Ideapad 300s dan Lenovo All-in-One C20-00 yang sangat pas untuk pelajar, mahasiswa dan mereka yang baru bekerja. Rangkaian produk dipersenjatai dengan prosesor Intel yang teruji kehandalannya.

Program 'SIAP MAJU', tambah Fransisca, mendorong kaum muda dan usia produktif untuk memulai langkah perjalanan untuk mencapai impian mereka bersama dengan Lenovo. Workshop yang diadakan bekerjasama dengan Akademi Berbagi tersebut merupakan bagian dari program Lenovo "SIAP MAJU", program yang menyasar kalangan millennial (kaum muda dalam rentang usia 18 hingga 35 tahun), khususnya pelajar/mahasiswa dan karyawan baru.

"Untuk ikut program ini cukup mendaftarkan diri melalui situs lenovo," tambahnya.

10 Pemenang dari seluruh Indonesia yang akan memperoleh masing-masing satu buah laptop Lenovo YOGA 300. 10 Pemenang ini akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan kegiatan inspiratifnya di bulan Agustus 2016 dan akan dipilih satu pemuda paling inspiratif untuk mendapatkan satu minggu eksklusif mentoring bersama tokoh inspiratif nasional, serta liputan eksklusif mengenai kegiatan inspiratif pemenang. Program ini berlaku mulai Februari 2016 hingga Juni 2016.


(fat/iwd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed