Seorang warga, Pailan mengaku saat itu warga yang ikut menggali tanah untuk saluran pembuangan selokan rumah milik Karyono, da asap yang keluar dari tanah. Semakin digali tanah bekas galian mengeluarkan hawa panas.
"Kemarin itu saya ikut gali mas. Warga curiga kok di selokan ada asap yang keluar, apalagi tanah selokan panas dan sperti berbau gas," kata Pailan kepada detikcom di lokasi, Kamis (3/3/2016).
Asap dan tanah panas serta bau gas itu muncul sejak hari Rabu, (2/3). Karena khawatir panas disebabkan tiang listrik di dekat selokan, warga juga lapor ke pihak PLN. Namun PLN tidak menemukan keanehan maupun kejanggalan pada tegangan tiang listrik.
Sementara Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Pertambangan Energi Kota Kediri yang datang ke lokasi langsung mengambil sampel tanah serta air selokan untuk selanjutnya dibawa ke Laboratorium di Surabaya. Ini untuk mengetahui kandungan dan sebab adanya asap dan suhu panas pada tanah selokan di Desa Betet tersebut.
"Ini sementara kita ambil sampel mas, untuk diperiksa di Laboratorium Surabaya. Kita tidak bisa mengambil kesimpulan atas penyebab ini, apalagi sekarang sudah tidak keluar asap lagi," jelas Sekretaris Disperindag Tamben Kota Kediri, Priyo Susanto. (fat/fat)











































