Akibatnya, antrean kendaraan pun cukup mengular, baik dari arah Surabaya maupun dari arah Banyuwangi.
"Saya tertahan di sini mulai jam 19.00 Wib tadi. Dilarang lewat karena banjirnya cukup tinggi, khawatir bahaya bagi pengendara," kata Amirul Mustafa, seorang penggendara mobil Nissan X Trail asal Situbondo.
Pengamatan detikcom, hujan deras memicu terjadinya genangan air cukup tinggi, di jalan raya dekat lokasi wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Banjir dipicu saluran drainase di depan lokasi wisata yang tidak berfungsi optimal. Sehingga tidak mampu menampung air hujan dari pegunungan di sisi selatan jalan raya. Akibatnya, air meluber deras ke jalan raya hingga ketinggian di atas lutut orang dewasa.
"Air tidak bisa mengalir, karena di sisi selatan datarannya lebih tinggi. Jadi air menggenang di sisi utara. Ketinggian air sampai di atas ban. Makanya kalau kendaraan kecil rawan mogok dan terseret arus banjir," ujar pengendara lainnya.
Kasubbag Humas Polres Situbondo, Ipda Nanang Priyambodo mengatakan, banjir yang menggenangi jalan raya pantura Desa Pasir Putih, memang sempat membuat arus lalu lintas setempat jadi lumpuh. Namun, saat ini arus kendaraan sudah mulai bergerak karena banjir perlahan mulai surut.
"Sampai sekarang sejumlah petugas masih di lokasi mengatur arus lalu lintas. Yang jelas, petugas tetap akan mengutamakan keselamatan pengendara. Termasuk saat menghentikan arus lalu lintas karena banjir dianggap membahayakan," papar Ipda Nanang Priyambodo. (bdh/bdh)











































