Remaja ini Luka Usai Dipukul Tongkat Polisi

Remaja ini Luka Usai Dipukul Tongkat Polisi

Ghazali Dasuqi - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 15:35 WIB
Remaja ini Luka Usai Dipukul Tongkat Polisi
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Faisal Ardiansyah (19), masih tergolek lemah di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo. Remaja asal Perumnas Panji Permai Kelurahan Mimbaan Kecamata Panji, ini disebut-sebut menjadi korban keberingasan petugas saat merazia balap liar.

Korban yang sedang mengendarai sepeda motor dikepruk dengan pentungan, hingga terjatuh dan nyosor di aspal. Akibatnya, Fafa --panggilan Faisal Ardiansyah-- mengalami luka-luka di bagian kepala, wajah, bahu, dan lutut kakinya.

"Kesaksian teman-temannya anak saya ini dipukul polisi. Saya tidak tahu kenapa, waktu itu dia habis makan. Anak saya memang pembalap, tapi di even resmi. Bukan di ajang balap liar. Waktu kejadian anak saya naik Honda Vario milik temannya, tidak protolan," kata Ahmad Saicho, ayah korban di RSU Situbondo, Selasa (1/3/2016).

Keterangan detikcom, insiden yang menimpa korban terjadi, Minggu (28/2) dini hari lalu. Saat itu, Fafa bermaksud pulang usai makan bersama dua temannya. Dalam perjalanan pulang, korban melewati Jalan Argopuro di Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, yang sering dijadikan ajang trek-trekan atau balapan liar.

Saat melintas di Jalan Argopuro itulah, korban berpapasan dengan patroli polisi yang baru saja melakukan razia balapan liar. Entah bagaimana, seorang polisi konon tiba-tiba mencegat dan melayangkan pukulan tongkatnya ke arah korban. Tahu begitu, rekan korban yang duduk di boncengan langsung menunduk, hingga pentungan itu mengenai korban. Akibatnya Fafa langsung terjatuh hingga mengalami sejumlah luka-luka.

"Saya minta pelakunya diproses dan penanganannya harus terbuka meskipun polisi. Sekaligus juga harus ada pertanggung-jawaban dari pihak kepolisian terkait nasib ponakan saya ini. Sampai sekarang belum ada anggota polisi yang jenguk ke sini. Hanya kemarin ada yang nelpon bilang mau ke sini, tapi ditunggu-tunggu tidak datang," ujar paman korban, Budi Susanto (43).

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Situbondo AKBP Puji Hendro Wibowo membantah anak buahnya yang melakukan pemukulan seorang pengendara motor hingga terjatuh. Menurut Kapolres Puji, saat itu memang ada korban tabrak lari di Jalan Argopuro Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji. Menerima laporan itu, anggotanya datang ke lokasi dengan menggunakan mobil patroli, untuk mengevakuasi korban tabrak lari tersebut.

"Nah, saat ada mobil patroli itu kemungkinan orang-orang yang ada di sana takut hingga langsung semburat. Saat itulah, korban mungkin terjatuh sendiri. Jadi tidak ada yang dipukul oleh polisi," bantah Kapolres AKBP Puji Hendro Wibowo. (fat/fat)
Berita Terkait