NU Dukung 1 Juni Lahirnya Hari Pancasila

NU Dukung 1 Juni Lahirnya Hari Pancasila

Rois Jajeli - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 15:17 WIB
NU Dukung 1 Juni Lahirnya Hari Pancasila
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Warga Nahdlatul Ulama (NU) mendukung 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Dukungan itu disambut baik oleh Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan.

"Pondok pesantren saja ada hari lahir. Masak Pancasila tidak ada hari lahirnya," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj di sela seminar 'Kembali ke Pancasila' di Hotel Mercure Surabaya, Selasa (1/3/2016).

"Kita mendukung 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila," tuturnya.

Wakil Gubernur Jatim yang juga Ketua PBNU dan Korwil WIlayah Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, pihaknya ingin terus mengingatkan ke masyarakat bahhwa Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

"Kita mengingatkan dan mendekatkan Pancasila kepada masyarakat, lebih-lebih dalam suasana globalisasi," katanya.

Sedangkan Hasto Kristiyanto menambahkan, seluruh keluarga NU memberikan dukungan atas kelahiran Pancasila pada 1 Juni 1945. "Dengan demikian seminar ini menyempurnakan ruh naskah akademik yang telah dipersiapkan oleh keluarga besar NU dalam kaitannya mengusulkan kepada pemerintah agara 1 Juni ditetapkan sebagai Hari lahirnya Pancasila," ujar Hasto.

Sekjen DPP PDIP ini menerangkan tentang hubungan Bung Karno dengan NU pada sejarah perjuangan bangsa ini.

"Tentu saja kami ingin membangun tradisi persaudaraan yang telah dirintis sangat lama antara Bung Karno dengan Nahdlatul Ulama. Tradisi itulah terus-menerus kami lanjutkan," tandasnya.

Dalam seminar tersebut dihadiri sekitar ribuan orang mulai dari para kiai, pejabat di lingkungan Pemprov Jatim hingga mahasiswa dan pelajar. Selain menghadirkan nara sumber Hasto, juga hadir Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj, Gubernur Jatim Soekarwo dan Eep Saifulah Fatah. (roi/fat)
Berita Terkait