Banjir yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam itu setinggi 30-60cm. Air ini kiriman dari sungai kecil dan persawahan. Menurut Jumadi, korban banjir, air tiba-tiba masuk ke rumah warga dan nyaris barang-barang warga tidak terselamatkan. Di perkampungan ini merupakan langganan banjir setiap musim hujan.
"Hampir setiap musim hujan pasti banjir, sekarang tambah parah. Ini sudah kelima kali dalam musim hujan, karena faktor drainase di sini jelek," kata Jumadi di lokasi.
Sementara di Kota Probolinggo, tercatat sekitar 350 rumah warga yang tak luput dari banjir. "Petugas BPBD menyebar ke titik banjir di 2 kecamatan. Banjir merendam 2 kecamatan, kecamatan Mayangan dan kecamatan Kanigaran," kata Sulaiman, salah satu warga.
Selain merendam rarusan rumah, hujan sekitar 5 jam tersebut, juga merendam puluhan hektar lahan pertanian milik waga di dua Kecamatan tersebut. BPBD setempat mengimbau warga selalu waspada jika hujan lebat disertai petir dan waspada banjir. (M Rofiq/fat)











































