"Air masuk desa mulai pukul 16.30 WIB, Minggu (28/2). Semakin malam, air semakin tinggi dan di sejumlah lokasi mencapai 1 meter," kata Muhammad Adib, Senin (29/2/2016).
Menurut Adib, ular sepaha orang dewasa tersebut mulai terlihat sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Namun saat hendak ditangkap, ular menghilang. "Warga kemudian beramai-ramai mencari dan akhirnya bisa ditangkap," imbuh Adib.
Ular tersebut ditangkap di sebuah lubang sebelah timur Sungai Bajangan yang melintasi desa pada pukul 03.00 WIB. Saat ini ular tersebut diamankan di salah satu rumah warga.
"Ular ini sudah pernah muncul pada Kamis lalu. Sempat dicari-cari akhirnya tertangkap," pungkasnya. (fat/fat)











































