Kuatnya arus sungai membuat kondisi truk hancur tak berbentuk. Karena badan truk terjepit di sela-sela batu padas membuat truk sulit untuk dievakuasi. Truk tersebut milik Sunarto, warga Posangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Pantauan di lokasi, peristiwa bermula saat truk sedang mengisi pasir di sungai Desa Posangit ngisor, secara tiba-tiba sungai berarus besar hingga pekerja tambang panik.
Menurut Sugianto, warga setempat, ban truk bagian belakang terperosok hingga akhirnya pekerja tambang meninggalkan truk. Beberapa menit kemudian banjir lahar hujan Bromo langsung menyapu truk.
"Kejadiannya secara tiba-tiba, debit air lahar hujan dari bromo cukup besar, karena curah hujan cukup deras," sebut Sugianto, di lokasi kejadian.
Senada dikatakan Sujiarto, salah satu pekerja tambang pasir. Jika curah hujan sangat deras sehingga menyebabkan lahar hujan meluap ke sungai.
Petugas mengimbau, dengan tingginya intesitas curah hujan di sekitar lereng Gunung Bromo dan banyaknya material vulkanik erupsi. Warga dilarang untuk berada atau melakukan aktivitas di sekitar sungai yang teraliri lahar dan mematuhi tanda imbauan yang sudah terpasang.
(fat/fat)











































