Banjir Lahar Kiriman Ratakan Warung Pinggir DAM di Blitar

Banjir Lahar Kiriman Ratakan Warung Pinggir DAM di Blitar

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 23 Feb 2016 20:01 WIB
Banjir Lahar Kiriman Ratakan Warung Pinggir DAM di Blitar
Foto: Erliana Riady
Blitar - Banjir lahar dingin yang menghanyutkan jutaan kubik material vulkanik Gunung Kelud menghantam warung di pinggir Sungai Kaliputih Dusun Sumbersuko Desa Karangrejo Kec Garum Kabupaten Blitar, Selasa (23/2/2016) sore.

BPBD Kab Blitar menginformasikan, banjir kiriman dari lereng Gunung Kelud itu terjadi sekitar pukul 15.00 wib, berlangsung tidak lebih dari 1 jam. Warung yang terletak di radius 300 meter dari pinggir Sungai Kaliputih hanyut.

Selain itu, banjir juga mengubur padi yang ditanam di 2 hektar areal persawahan sepanjang sungai itu. Dan dipastikan akan gagal panen. Kepala Desa Karangrejo, Sugiana saat dihubungi detikcom mengatakan, saat itu memang hujan turun di wilayahnya.

"Yang kelihatan deras itu di lereng Kelud, makanya kami segera waspada menyuruh semua aktivitas sepanjang sungai ditinggalkan saat itu juga," katanya.

Dan benar, tak selang berapa menit kemudian, dua sirine yang terpasang di post 1 dan post 5 yang berjarak 2 Km itu berbunyi bersamaan. Beruntung banjir lahar dingin kiriman ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Sungai Kaliputih merupakan satu diantara sungai kantong lahar yang mengalir di wilayah Kabupaten Blitar. Pembangunan DAM telah dilakukan pemerintah daerah setempat. Namun pasca meletusnya Kelud 14 Februari 2014 lalu, sampai saat ini belum ada normalisasi yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemprov Jatim.

"DAM 1 yang letaknya di hulu, kondisinya sekarang sudah rata alias penuh dengan material vulkanik. Jadi kalau ada banjir lahar kiriman seperti sekarang, pasti meluber," papar Sugiana.

Sementara kondisi DAM 2 sudah mulai rata dengan pinggiran sungai. Sugiana mengkhawatirkan, jika DAM tidak segera dinormalisasi, melubernya banjir lahar dingin akan semakin meluas.

Kekhawatiran Sugiana sangat beralasan. Karena berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Juanda Surabaya, wilayah Kediri dan Blitar masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi sampai satu pekan ke depan.


(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini