Warga Blokir Jalan Tuntut Perbaikan Kawasan Kalianak

Warga Blokir Jalan Tuntut Perbaikan Kawasan Kalianak

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Senin, 22 Feb 2016 09:45 WIB
Warga Blokir Jalan Tuntut Perbaikan Kawasan Kalianak
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Rusaknya Jalan Kalianak direspon warga dengan berunjuk rasa. Warga memblokir jalan sehingga arus lalu lintas tak bergerak. Warga ingin agar jalan nasional tersebut segera diperbaiki.

"Kami sudah lelah dengan kondisi jalan ini. Tak ada respon sama sekali dari pemerintah," ujar Jubaedi, Ketua RT/RW 1 Kelurahan Genting, Asemrowo, kepada detikcom, Senin (22/2/2016).

Jubaedi mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan warga Kalianak Barat ini juga mewakili warga Krembangan dan Greges yang jalannya juga rusak parah. Jubaedi menambahkan, ruas jalan yang parah adalah yang membentang sekitar 400 meter mulai dari Jembatan Kalianak hingga Jalan Kalianak 60-66.

Sepanjang ruas jalan itu, kata Jubaedi, setiap hari terjadi kecelakaan khususnya bagi pengguna motor baik terpeleset maupun terperosok lubang. Puncaknya adalah Sabtu (20/2) kemarin. Pada hari itu terjadi kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya Mochamad Daim (66), warga Manukan Adi 12 E.

"Motornya terperosok lubang, pengemudi motor jatuh lalu terlindas truk," kata Jubaedi.

Jubaedi mengungkapkan, pihaknya sudah tiga kali melapor ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jatim tentang kerusakan jalan yang menghubungkan Gresik-Surabaya ini. Tetapi laporan tersebut hingga kini belum direspon. Lubang di Jalan Kalianak semakin besar dan menganga lebar.

"Jangankan kami, polisi katanya juga sudah meminta agar jalan ini diperbaiki. Tapi juga tak ada hasilnya," lanjut Jubaedi.

Sementara Heru Arifin, warga yang lain mengatakan dari informasi yang didengar bahwa Jalan Kalianak ini akan dikerjakan tetapi akan dikerjakan Maret mendatang.

"Saya dengar pengerjaan jalan ini sudah dilelang, tetapi pengerjaannya baru bulan tiga. Apa ndak kelamaan itu. Padahal tiap hari dan sudah lama sering ada kecelakaan di jalan ini, ujar Heru.

Warga melakukan unjuk rasa dengan menutup jalan. Kayu dan bangku dipalangkan di jalan tepatnya di Jembataan Kalianak dan Jalan Kalianak 51. Jangankan mobil, motor saja tak diperbolehkan menerobos.

Akibatnya, arus lalu lintas pun macet parah dari dua arah, baik Jalan Kalianak maupun Jalan Gresik. Warga yang berunjuk rasa meminta agar pengendara motor memutar saja daripada tidak bisa lewat.

"Saya mau berangkat kerja tapi terjebak demo ini. Ya mau gimana lagi terpaksa memutar," ujar Didi, salah satu pengguna motor.

(iwd/fat)
Berita Terkait