Jasad Slamet Terjun dari Jembatan Ditemukan di Sela Eceng Gondok

Jasad Slamet Terjun dari Jembatan Ditemukan di Sela Eceng Gondok

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 19 Feb 2016 09:48 WIB
Jasad Slamet Terjun dari Jembatan Ditemukan di Sela Eceng Gondok
Foto: Erliana Riady
Blitar - Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, jasad Slamet (40), pria yang nekad terjun dari Jembatan Jajar ditemukan, Jumat (19/2/2016). Jasad warga Desa Selopuro Kabupaten Blitar, ini ditemukan mengambang di sela-sela eceng gondok.

Pertama kali yang menemukan jasad tersebut yakni petugas PLTA Wlingi Raya yang berjaga, lalu melaporkannya ke Polsek Lodoyo Timur dan berkoordinasi dengan Polsek Selopuro.

"Jasad baru bisa kami evakuasi sekitar pukul 07.30 WIB karena tersangkut di enceng gondok di tengah bendungan," kata Kapolsek Selopuro, AKP Muhaimin.

Jasad itu mengambang di antara tumbuhan enceng di Bendungan Wlingi Raya, yang jaraknya sekitar 20 km dari Jembatan Jajar, tempat Slamet terjun.

Tampak adik korban, Sujarwo (34) yang datang ke TKP pingsan begitu yakin jika jasad yang telah berbau anyir itu adalah kakak kandungnya.

Slamet diketahui nekad terjun dari Jembatan Jajar setinggi 15 meter ke Sungai Brantas karena kesal dengan ulah anak lelaki pertamanya inisial J (19) yang menggadaikan sepeda motor yang baru dibelikan 2 bulan lalu.

Kekesalan Slamet semakin memuncak, saat itu kredit sepeda motor itu menunggak selama 2 bulan, sementara anaknya ingkar janji tidak mau mencari kerja. Saat ini jasad Slamet dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk diautopsi dan dimakamkan di TPU Selopuro. (fat/fat)
Berita Terkait