Pemimpin yang didapuk memimpin Banyuwangi untuk dua kalinya tersebut tak segan langsung membedah strategi kinerja, inovasi dan percepatan pelaksanaan program.
Rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Ekonomi, Wiyono berlangsung santai tapi membawa semangat kinerja baru di era kepemimpinan Dahsyat jilid II tersebut. Tanpa sempat mengganti kostum resmi kenegaraan serba putih, Anas-Yusuf dengan tegas membedah beberapa program pengungkit sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur.
"Start kerja dimulai besok, siapkan Musrenbang di Banyuwangi. Program infrastruktur jalan pedesaan dan pertanian, infrastruktur kesehatan. Segala macam problem rakyat yang sederhana seperti program BPJS yang belum tersentuh di masyarakat segera ditangani," ujar Anas saat memimpin rapat perdananya di Ballroom Hotel Bumi Surabaya, Surabaya (17/2/2016) siang.
Beberapa program inovasi di sektor pariwisata misalnya, sambung Anas, perlu dipecahkan bersama oleh seluruh komponen di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Anas pun tak menampik jika beberapa program pengungkit pariwisata ia contoh dari beberapa negara di Eropa.
Meski meniru produk promosi wisata asal luar negeri, Anas tak akan menghilangkan kearifan lokal yang menjadi akar budaya milik warga osing.
"Kita inovasi beberapa produk promosi wisata asal London atau Spanyol tapi harus sesuai dengan konteks Banyuwangi. Di 2016 ini jadi penyangga program pariwisata dan pembangunan di Banyuwangi. Ini sederhana tapi akan sangat efektif menyedot wisatawan," pungkasnya. (fat/fat)










































