PT KAI Daops IX Batalkan Pemberangkatan 4 KA Imbas Banjir Porong

PT KAI Daops IX Batalkan Pemberangkatan 4 KA Imbas Banjir Porong

Yakub Mulyono - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 14:52 WIB
PT KAI Daops IX Batalkan Pemberangkatan 4 KA Imbas Banjir Porong
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Banjir yang tak kunjung surut di Porong, Sidoarjo berdampak pada jalur transportasi kereta api. PT KAI DAOPS IX Jember membatalkan pemberangkatan 4 kereta api.

"Hari ini yang dibatalkan adalah kereta api Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, Logawa jurusan Jember-Purwokerto, Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya dan Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya," kata Manajer Humas PT KAI DAOPS IX Jember, Krisbiyantoro, Rabu (17/2/2016).

Dengan pembatalan itu, praktis PT KAI DAOPS IX Jember hanya memberangkatkan 2 kereta api saja. Yakni Pandanwangi jurusan Jember-Banyuwangi dan Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang.

"Kereta api Pandanwangi dan Tawangalun tetap berangkat seperti biasa karena memang jalurnya tidak melewati porong," terang Krisbiyantoro.

Dia menambahkan, pembatalan 4 kereta api yang terjadi hari ini, akan dievaluasi hingga besok. Jika memang kondisinya memungkinkan, maka besok akan diberangkatkan seperti biasa.

"Tapi kalau air yang menggenangi rel kereta pi di Porong masih tinggi, kita akan tetap batalkan pemberangkatannya. Ini semua demi keamanan dan kenyamanan pengguna jasa kereta api," jelas Krisbiyantoro.

Bagi penumpang yang terlanjur membeli tiket, lanjut dia, maka akan dikembalikan uangnya penuh tanpa potongan sepeser pun.

"Kalau kemarin masih ada sejumlah opsi, yakni bagi penumpang yang terlanjur pesan, kita turunkan di stasiun Bangil kemudian kita angkut dengan bus ke Surabaya. Itu untuk yang tiketnya sudah pesan. Tapi yang beli langsung di tempat, kita beritahu bahwa mereka akan kita turunkan di stasiun Bangil. Itu untuk yang jurusan Surabaya. Sedangkan untuk yang jurusan Lempuyangan dan Purwokerto, kita ambil jalur memutar lewat Malang terus ke Kertosono. Tapi mulai hari ini, kita putuskan untuk membatalkan pemberangkatan," pungkas Krisbiyantoro. (fat/fat)
Berita Terkait