Seorang pengendara yang kebetulan melewati jembatan lalu melaporkan ke Kades Selopuro. Warga dan kades lantas menemukan sepeda mini biru dan secarik kertas yang bertuliskan: "Bapak Slamet, kulone Kecamatan Selopuro" sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (17/2/2016).
"Saya langsung ke rumah Pak Slamet untuk memastikan ke keluarganya apakah posisi yang bersangkutan tidak ada di rumah. Sekaligus menanyakan apakah memang punya sepeda mini warna biru," kata Kades Selopuro, Syifa Unida kepada wartawan.
Sementara adiknya yang mendengar kabar itu langsung mendatangi lokasi. Adiknya, Sujarwo (34) mengatakan, kakaknya orang pendiam. Selama ini sepengetahuannya tidak ada masalah. Hanya sering mengeluhkan himpitan ekonomi yang makin sulit.
Hingga pukul 13.45 WIB, jasad Slamet masih dalam proses pencarian. Sungai Brantas yang mengalir di wilayah Selopuro ini memiliki kedalaman sekitar 10 meter dengan arus yang cukup deras. Peristiwa ini juga dilaporkan ke pihak yang berwajib. (fat/fat)











































