Tiga Pemuda di Situbondo Luka Usai Duel Saat Pesta Miras

Tiga Pemuda di Situbondo Luka Usai Duel Saat Pesta Miras

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 15 Feb 2016 14:38 WIB
Tiga Pemuda di Situbondo Luka Usai Duel Saat Pesta Miras
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Gara-gara pengaruh minuman keras (miras), sejumlah pemuda di Situbondo terlibat duel. Perkelahian terjadi saat mereka pesta miras, di rumah Dusun Belikeran Desa Wringinanom Kecamatan Panarukan.

Ketiganya mengalami luka akibat hantaman benda-benda tumpul dan pecahan asbak. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, sebelum akhirnya diamankan di Mapolres Situbondo. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain pecahan asbak, beberapa botol miras, dan pakaian penuh darah.

"Saya ini melerai, tidak ikut berkelahi. Tidak tahu tangan saya ini kena apa kok tiba-tiba juga terluka," kata Nurhaedi (23), warga Desa Trebungan Kecamatan Mangaran, di mapolres Situbondo, Senin (15/2/2016).

Keterangan detikcom, perkelahian di tengah pesta miras itu dipicu cekcok antara Arifin (21) dan AW (16), dini hari tadi. Tidak jelas apa yang melatar-belakangi pertengkaran keduanya. Tak hanya perang mulut, keduanya bahkan saling pukul dan saling menghantamkan benda-benda yang ada di dekatnya.

Arifin yang warga Desa Trebungan Kecamatan Mangaran mengalami luka robek di bagian tangan. Sementara AW, warga Kelurahan Dawuhan Kecamatan Situbondo, menderita luka robek di bagian kepala dan luka sayat di bagian leher. Ironisnya, saat di depan polisi keduanya mengaku tidak tahu menahu motif perkelahian tersebut.

"Saya tidak tahu kenapa sampai berkelahi. Saya tidak sadar karena mabuk. Saya juga tidak tahu tangan saya luka kena apa," tandas Arifin.

Kanit I Pidana Umum Satreskrim Polres Situbondo, Iptu Sadali mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk menelusuri motif perkelahian tersebut. Selain memeriksa ketiga pemuda yang terluka, pihaknya juga memintai keterangan pemuda lain, yakni Santo (25), yang disebut-sebut ikut dalam pesta miras tersebut.

"Mereka berkelahi saat dalam kondisi mabuk. Sekarang semuanya masih dimintai keterangan," papar Iptu Sadali. (fat/fat)
Berita Terkait