Kerasnya benturan membuat bodi pick up jenis Grand Max itu langsung hancur. Pengemudi Grand Max, Ahmad Yadi (25), tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Tubuh pria asal Desa Lamongan Kecamatan Arjasa ini cukup lama terjepit di dalam kabin pick upnya yang ringsek.
Ahmad Yadi baru bisa dievakuasi keluar setelah warga dan polisi membantunya. Sementara kenek pick up, Ahmad Joni Purnomo, juga warga Lamongan, kondisinya juga cukup parah. Pria 35 tahun itu luka robek di bagian dahi hingga kepala atas. Kedua korban itu langsung dilarikan ke RSU Situbondo.
"Kondisi pick up memang rusak parah. Tadi sopirnya sempat terjepit dan meninggal dunia. Untuk penyebab kecelakaan sekarang masih dalam penyelidikan," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Ipda Nanang Priambodo, Jumat (12/2/2016) dini hari.
Keterangan yang diperoleh detikcom, kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya Pantura Dusun Saksak Desa Lamongan Kecamatan Arjasa, Kamis (11/2) malam. Saat kejadian, kondisi jalanan agak licin karena baru saja diguyur hujan. Meski begitu, mobil pick up P 9343 G bermuatan lombok melaju kencang dari arah barat ke timur.
Menjelang tiba di lokasi kejadian, pengemudi pick up Ahmad Yadi bahkan berusaha menyalip mobil lain yang ada di depannya. Sayang, saat itu korban diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya. Benar saja, saat pick up mulai mendahului dari arah berlawanan tiba-tiba muncul truk P 8982 UV bermuatan udang yang disopiri Hermanto (45), warga Sumbawa.
Karena jarak sudah terlampau dekat, kecelakaan dua kendaraan itu pun tak terhindari lagi. Bruaak!! Kerasnya benturan membuat bodi pick up langsung ringsek, hingga sopirnya terjepit dan tewas. Kecelakaan ini sempat mengganggu arus lalu lintas setempat. Arus kembali lancar setelah polisi berhasil mengevakuasi dua mobil itu ke tepi jalan.
"Dugaan sementara kecelakaan disebabkan sopir pick up kurang memperhatikan arus dari arah berlawanan saat menyalip. Apalagi kondisi jalan agak licin karena baru hujan. Tapi kepastiannya masih dalam penyelidikan Unit Laka Lantas. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan sopir truknya sudah diamankan," papar Ipda Nanang Priambodo. (fat/fat)











































