Dari data yang diperoleh di kantor BPBD Bojonegoro, hingga pagi ketinggian air Sungai Bengawan Solo, Selasa (9/2/2016) pada angka 14.70 pielschal. 21 Desa di 8 kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Bojonegoro Kota, Kecamatan Kapas, Kecamatan Dander, Kecamatan Malo, Kecamatan Padangan, Kecamatan Kanor, Kecamatan Kalitidu, Kecamatan Boureno.
Akibat luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa ini pemukiman warga dan persawahan banjir. Saat ini BPBD Bojonegoro sudah melakukan identifikasi sdan mengirim sembako serta kebutuhan lain ke beberapa desa yang membutuhkan.
"Tim dari BPBD sudah kita terjunkan di tiga titik, dengan menbawa bantuan " kata Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, kepada detikcom di kantornya.
Hingga pukul 08.30 WIB, belum ada warga yang mengungsi karena banjir. Dan masyarakat diharapkan lebih waspada adanya banjir Bengawan Solo ini.
(fat/fat)











































