"Tidak ada identitas yang kami temukan," ujar Kapolsek Wonokromo Kompol Arief Kristanto kepada wartawan di lokasi, Sabtu (6/2/2016).
Indikasi jika perempuan tanpa identitas itu menjadi korban pembunuhan adalah kepalanya terluka terkena pukulan benda tumpul, ditemukan setengah telanjang. Di dalam kamar tempat perempuan itu tewas ditemukan kayu sepanjang 40 cm yang diduga digunakan memukul perempuan itu.
Perempuan tersebut tewas di rumah milik Jafar. Jafar sendiri tidak menempati rumah bercat hijau itu. Yang menempatinya adalah Masud, yang bekerja di usaha isi ulang air milik Jafar di Rusunawa Gunungsari. Diduga yang membawa perempuan itu ke rumah adalah Masud.
"Saat itu Masud mengaku hendak menjemput adiknya," ujar Sulistyowati, anak Jafar.
Dan Masud yang asli Bondowoso itu terlihat terakhir kali pada Jumat (5/2/2016) dengan membawa kunci kamar, sepeda angin, dan uang hasil isi ulang. Kamar tempat mayat perempuan tersebut ditemukan memang tak bisa dibuka pada awalnya. Bahkan Jafar harus memanggil seorang tukang kunci untuk membukanya.
"Kami masih melakukan penyelidikan," tandas Arief. (fat/iwd)










































