"Memang ada kenaikan dibanding Januari tahun lalu dan akhir bulan Desember 2015 lalu," kata Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, drg Febria Rachmanita kepada detikcom di sela kegiatan pembagian stiker anti narkoba dari BNN Kota Surabaya, Jumat (5/2/2016).
Saat ini jumlah pasien DB di Kota Surabaya sebanyak 60 orang. Dari jumlah itu, paling banyak ditemukan di Kecamatan Tandes. "Tapi yang meninggal dunia, berasal dari kecamatan Bulak," ungkap dia.
Menurutnya, peningkatan jumlah penderita disebabkan musim penghujan yang belum merata. Untuk mengantisipasi dan menekan jumlah penderita DB menurun, pihaknya melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh kecamatan tiap minggu.
"Ini tiap minggu seluruh kecamatan melakukan PSN dengan 3 M+ serta melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk hidup sehat," ungkap dia. (ze/fat)











































