"Babak penyisikan sudah dimulai sejak tanggal 23 Januari 2016 lalu," ujar Tim Konseptor OMITS Didin Alvianita kepada wartawan di Fakultas MIPA ITS, Jumat (4/2/2016).
Yang berbeda dibanding tahun lalu, kata Didin, adalah satu tambahan regional yang turut berpartisipasi. Bila tahun lalu ada 29 regional yang berpartisipasi, maka tahun ini ada 30 regional yang ikut serta. OMITS sendiri diikuti oleh peserta dari SD, SMP, SMA, dan mission (universitas)
"Regional yang baru ini adalah Lampung," lanjut Didin.
Didin mengatakan, regional dengan peserta terbanyak adalah Surabaya dengan jumlah 1500 tim. Sementara Kediri adalah regional kedua yang banyak mengirim pesertanya dengan 900 tim.
"Satu tim terdiri dari dua orang," kata perempuan berjilbab ini.
Babak penyisihan, kata Didin, digelar di masing-masing regional dengan pengawasan ketat dari pihak panitia. Selanjutnya untuk semi final dipilih satu tim untuk satu regional yang pesertanya sedikit. Untuk regional yang pesertanya banyak diambil satu tim dari per 100 tim yang ada.
"Dan diambil juga 25 tim rangking nasional," lanjut Didin.
Ada 10 ruangan yang digunakan untuk babak semi final ini. Dan untuk finalnya nanti, Didin mengatakan akan diambil 10 terbaik jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, serta 15 terbaik dari mission.
"Pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah uang tunai dengan total Rp 50 juta, serta piala bergilir dari presiden, mendikbud, dan Gubernur Jatim," tandas Didin. (fat/iwd)











































