Kawanan Pencuri Rel KA Digerebek Membawa Hasil Curiannya

Kawanan Pencuri Rel KA Digerebek Membawa Hasil Curiannya

Ghazali Dasuqi - detikNews
Rabu, 03 Feb 2016 14:32 WIB
Kawanan Pencuri Rel KA Digerebek Membawa Hasil Curiannya
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Sekawanan pencurian besi rel kereta api dibongkar aparat kepolisian Situbondo. Mereka digerebek saat menaikkan besi rel hasil curian ke atas truk, di areal persawahan Desa Kertosari Kecamatan Asembagus.

Sayang, dalam penggerebekan itu hanya satu pelaku bernama Aryono (56), yang berhasil disergap. Warga Desa Trigonco Kecamatan Asembagus, itu berperan sebagai sopir truk yang memuat besi hasil curian.

Sementara tiga pelaku pencurian besi rel itu berhasil lolos dari sergapan polisi. Para pelaku semburat kabur masuk ke areal lahan tebu setempat. Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit truk DK 9533 MC, satu unit sepeda motor, dan 23 potong besi rel hasil curian.

"Awalnya mereka dicurigai pelaku curwan. Ternyata pas digerebek mereka pelaku pencurian rel. Baru satu yang ditangkap, dan sampai sekarang masih dalam pemeriksaan. Sedangkan tiga pelaku lainnya dalam pengejaran," kata AKP Riyanto, Kasatreskrim Polres Situbondo, Rabu (3/2/2016).

Keterangan yang dihimpun detikcom, aksi para pelaku menggasak besi rel itu terendus polisi, sekitar pukul 03.00 Wib dini hari tadi. Tidak tanggung-tanggung, sekali gasak para pelaku berhasil menggondol 23 lonjor besi rel. Masing-masing, 16 lonjor berukuran 4 meter, dan 7 lonjor lainnya 1 meter. Para pelaku sengaja memotong-motong besi rel dengan digergaji, untuk memudahkan cara mengangkutnya.

Sayang, saat menaikkan besi rel hasil curian, para pelaku tepergok serombongan Unit Resmob yang sedang melakukan patroli antisipasi maraknya pencurian hewan. Karena dianggap mencurigakan, polisi pun mendekati truk yang berada di tempat gelap dekat areal lahan tebu itu. Saat itulah, ketiga pelaku langsung melompat kabur masuk ke lahan tebu. Hanya Aryono yang memilih pasrah ditangkap polisi.

"Saya tidak ikut mencuri, pak. Saya hanya memuat saja, makanya saya tidak ikut lari. Saya ditelpon Suhaedi (salah satu pelaku, red) disuruh mengambil muatan untuk diantarkan ke Desa Bantal," tutur Aryono di depan polisi.

Namun, polisi tidak mau terkecoh dengan alasan pelaku. Hingga kini, Aryono masih terus menjalani pemeriksaan di ruang Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Situbondo.

"Kami sudah mengantongi identitas para pelaku yang kabur. Karena itu kami mengimbau agar mereka menyerahkan diri," saran AKP Riyanto. (fat/fat)
Berita Terkait