Dua pelaku adalah M Wahyu Presetyo (27), warga Pagesangan, Jambangan dan I Putu Arthawa (23), warga Ikang Mungsing, Krembangan Surabaya. Mereka tewas di lokasi kejadian di Dusun Sudirogo Trosobo, Waru ,Sidoarjo.
"Pelaku sempat melawan saat tertangkap, karena warga terlalu banyak akhirnya pelaku menyerah. Akhirnya warga ramai-ramai menghajar pelaku," kata salah satu warga, Hasan, pada wartawan, Selasa (2/2/2016).
Dari infomasi yang dihimpun, peristiwa pada Senin (1/2/2016) petang itu berawal saat kedua pelaku mengendarai sepeda motor Suzuki Satria nopol L.6466 ZR. Di lokasi, mereka merampas kalung milik Sri Tentrem Rahayu (32). Saat itu korban yang mengendarai sepeda angin hendak menjemput anaknya yang sedang mengaji.
Saat pelaku melakukan aksinya, warga memergokinya. Korban juga berteriak minta tolong. Dalam hitungan detik, warga sekitar berhamburan mendekati korban dan sebagian warga langsung mengejar pelaku. Warga menabrak motor pelaku hingga pelaku terjatuh. Kedua pelaku pun diamankan.
Mendengar ada jambret tertangkap, ratusaan warga sekitar semakin banyak yang mendatangi lokasi kejadian. Mereka melampiaskan amarahnya dengan melempar dan memukul dengan benda seadanya. Warga kemudia melepas baju pelaku dan terus dipukuli hingga kedua tewas meninggal di lokasi kejadian.
"Kalung yang dirampas pelaku masih tersimpan di mulut salah satu pelaku. Rupanya pelaku menyembunyikannya di mululut," lanjut Hasan.
Tak hanya memukuli kedua pelaku, massa juga melampiaskan amarahnya dengan membakar motor pelaku. Motor itu pun hangus dan hanya menyisakan rangka saja.
Sementara itu, Kapolsek Taman Kompol Sujud mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan aksi warga. "Kedua jenazah pelaku sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo. Sementara barang bukti kami amankan di polsek," ujar Sujud. (iwd/iwd)











































