Eli, Penderita Kanker di Kaki Butuh Bantuan

Eli, Penderita Kanker di Kaki Butuh Bantuan

Suparno - detikNews
Senin, 01 Feb 2016 13:06 WIB
Eli, Penderita Kanker di Kaki Butuh Bantuan
Foto: Suparno
Sidoarjo - Sejak 2 bulan lalu, Eli Erawati (30) hanya tergolek lemah di tempat tidur. Wanita yang bertempat tinggal di Desa Putat RT 1/1 Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, ini tidak mampu lagi berjalan lantaran kanker di lututnya kian membesar.

Sehari-harinya, Eli selalu makan dan minum dibantu orangtuanya. Suaminya kerja di Kediri bekerja di Bengkel dengan membawa dua anaknya. Tiap 2 minggu sekali pulang melihat kondisi Eli. Sedangkan orangtuanya merawatnya dan anak bungsunya yang masih berusia 4 tahun.

Ibu tiga anak ini mengaku lutut kaki kirinya membesar sejak 2014 lalu. Semula benjolan itu kecil. Saat itu benjolan kecil itu muncul sebelum menikah. Dia bergurau dengan adiknya dan tanpa sengaja kakinya diinjak.

"Sakitnya tidak saya rasakan, hanya saya pijat. Tapi akhirnya muncul benjolan kecil, saya pikir tidak bahaya," kata Eli yang tinggal dengan orangtua dan anak bungsunya kepada detikcom, Senin (1/2/2016).

Sempat dibawa ke tukang pijat dan pengobatan alternatif, namun hasilnya tak kunjung sembuh.

"Malah benjolan di kaki saya malah membesar. Kemudian saya bawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa oleh dokter, saya disarankan untuk diamputasi kaki saya. Tapi saya tidak mau karena pada waktu itu benjolannya tidak terlalu besar," jelasnya.

Eli menuturkan, saat benjolannya belum besar, dirinya berusaha dengan cara pengobatan alternatif. Namun usahanya gagal karena benjolan kakinya malah membesar.

"Sejak dua bulan ini saya sudah tidak bisa berjalan, karena benjolan kaki saya ini berat sekali, kemungkinan beratnya sekitar 5 kg. Apalagi rasanya sangat sakit, saya berharap agar pemerintah memperhatikan saya," tambahnya.

Hingga kini belum ada bantuan apapun dan dari manapun. Hanya penawaran dari pihak puskesmas. "Kalau mau berobat ke rumah sakit pihak puskesmas siap bantu," jelasnya. (fat/fat)
Berita Terkait