Sebelum Gali Emas di Banyuwangi, BSI Komitmen Jadi Perusahaan Taat Prosedur

Sebelum Gali Emas di Banyuwangi, BSI Komitmen Jadi Perusahaan Taat Prosedur

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 28 Jan 2016 19:05 WIB
Surabaya - Manajemen PT Bumi Suksesindo (BSI) telah memenuhi panggilan Pansus Tambang DPRD Jawa Timur untuk memberikan penjelasan tentang keberadaan tambang emas Tumpang Pitu.

"PT BSI telah mengantongi semua perizinan sesuai dengan ketentuan pemerintah, seperti IUP, Amdal juga perizinan yang dipersyaratkan lainnya," kata Manajer External Affair PT BSI, Bambang Wijanarko kepada detikcom, Kamis (28/1/2016).

Perizinan yang dimiliki PT BSI menurut Bambang telah divalidasi oleh dinas-dinas terkait yang saat itu juga turut menghadiri rapat dengar pendapat dengan Pansus Tambang DPRD Jawa Timur.

PT BSI juga memperhatikan kearifan lokal dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan usahanya, sehingga dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat

Selain itu, Bambang Wijanarko juga mengungkapkan penyebaran informasi tentang perusahaan yang komphresif diharapkan dapat memberikan pemahaman yang tepat tentang perusahaan. Informasi yang dimaksud mencakup soal perizinan, model pertambangan, program-program pengembangan masyarakat dan sebagainya.

Ditegaskannya, melalui penyebaran informasi yang benar tersebut akan menciptakan hubungan yang harmonis antar BSI dan para pemangku kepentingan. Karena, menurut Bambang, informasi yang benar tidak akan menciptakan persepsi yang keliru tentang perusahaan. Hal itu sekaligus untuk meluruskan isu-isu yang beredar selama ini.

Diakuinya, persoalan perizinan memang kerap menjadi sebuah isu yang tidak mendasar.

Saat ini PT BSI fokus untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas infrastruktur. Seperti akses jalan, perkantoran dan fasilitas penunjang operasional lainnya.

Lebih jauh dijelaskan Bambang, dalam waktu dekat PT BSI akan melanjutkan program pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Tentu saja, hal itu akan disinergikan dengan program-program pemerintah daerah.

"Akan kita pastikan program tersebut tepat sasaran sesuai dengan kearifan lokal dan sejalan dengan program pemerintah daerah," pungkasnya.

Sebelumnya, Pansus Pertambangan DPRD Jatim sempat melakukan hearing dengan pihak BSI. Dalam hearing, pansus mempersoalkan masalah perizinan PT BSI yang belum lengkap.

Anggota Pansus Pertambangan DPRD Provinsi Jawa Timur Thoriqul Haq, mengatakan, saat ini PT BSI belum melakukan eksploitasi, karena perizinannya belum lengkap. PT BSI baru melakukan pembangunan infrastruktur hingga perkantoran. (bdh/bdh)
Berita Terkait