Penemuan itu bermula saat seorang warga sekitar menunggu penjual sayur keliling di pos kamling. Tanpa sengaja dirinya melihat kardus minyak goreng. Saat dilihat rupanya, sesosok bayi laki-laki.
"Tanpa sengaja saya melihat kardus di pos kamling kok ada yang bergerak-gerak. Penasaran saya dekati, saya lihat ternyata ada bayinya," kata Sugianto kepada wartawan Kamis (28/1/2016).
Bayi itu, jelas dia, berselimutkan sarung motif kotak-kotak. Bagian pusarnya tampak belum lama terpotong. Kencing dan kotoran menodai baju dan bagian bawah tubuhnya.
Kapolsek Selorejo AKP Sudarto mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Petugas meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk melacak informasi warga yang belum lama melahirkan. Bayi yang dibuang itu ditengarai hasil hubungan gelap.
"Kami masih kembangkan penemuan ini, jika terbukti sengaja dibuang, pelaku bisa dikenai tindak pidana," pungkasnya.
Untuk menjaga kesehatannya petugas langsung melarikan bayi malang itu ke Puskesmas Selorejo. Kabar penemuan bayi dalam kardus minyak goreng itu sontak mengundang perhatian warga. Tidak sedikit yang menawarkan diri sebagai orang tua asuh.
Sementara Kasubag Humas Polres Blitar AKP Wisnu Wardhana membenarkan penemuan bayi itu. "Sepertinya semalaman berada di pos kamling. Tubuhnya membiru karena kedinginan," ujar Kasubag Humas Polres Blitar AKP Wisnu Wardhana.
(fat/fat)











































