Bus Tabrak Motor, Dua Remaja di Situbondo Tewas Mengenaskan

Bus Tabrak Motor, Dua Remaja di Situbondo Tewas Mengenaskan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 21 Jan 2016 08:40 WIB
Situbondo - Ulah main kebut sopir bus menelan korban di jalan raya pantura Situbondo. Dua remaja pengendara sepeda motor tewas mengenaskan, setelah dihantam bus DK 9035 BE, di jalan raya Desa Klatakan Kecamatan Kendit.  

Dani Rifandi (20) dan Dwi Putri Agustin (15), sama-sama tewas dengan kondisi kepala pecah. Kedua korban asal Desa Klatakan Kecamatan Kendit, itu langsung dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

"Dugaan sementara, kecelakaan terjadi saat bus mendahului kendaraan lain di depannya. Sementara korban datang dari arah berlawanan. Tapi kepastiannya masih kami selidiki," kata Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Sutanto, Kamis (21/1/2016).

Keterangan detikcom menyebutkan, kecelakaan merenggut 2 nyawa itu terjadi sekitar pukul 22.15 Wib, Rabu (20/1) malam. Saat itu, kedua korban mengendarai Yamaha Vixion melaju dari arah timur ke barat. Keduanya bermaksud pulang usai membeli pisang goreng di daerah Kecamatan Panarukan.

Saat hendak melintas di lokasi kejadian, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul bus DK 9035 BE yang disopiri Edi sugianto (39), warga Kademangan Probolinggo. Laju bus masuk ke lajur kanan, karena konon sedang mendahului kendaraan lain yang ada di depannya.

Karuan saja, Dani Rifandi yang mengemudikan sepeda motor diduga jadi gugup dan tak sempat menghindar, hingga terjadi kecelakaan. Tubuh Dani dan Dwi Putri Agustin, langsung terlempar dan tergeletak di aspal. Tewasnya dua remaja itu sontak membuat keluarganya shock. Bahkan, di antaranya histeris saat mengetahui dua remaja itu sudah terbujur kaku di RSUD Situbondo. (fat/fat)
Berita Terkait