"Polisi adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Jadi harus lebih banyak di lapangan seliweran di jalan, termasuk pimpinannya juga," kata Yuddy, Rabu (13/1/2016).
Dia menambahkan, keberadaan polisi di lapangan dibutuhkan masyarakata pada saat jam sibuk maupun di tempat keramaian. "Dengan begitu, pelaku kejahatan akan berpikir dua kali saat melihat polisi ada di mana-mana," sambung Yuddy.
Dia juga mengapresiasi dengan segala inovasi yang sudah dilakukan Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif. Setidaknya ada 9 program kerja utama Kapolres Jember, yang salah satunya adalah Polisi Patroli Pagi dan Sore (Prol Tape).
"Program ini sangat bagus dan saya harapkan ke depan dilakukan secara berkesinambungan dan diikuti oleh polres-polres yang lain," tegas Yuddy.
Sementara itu, terkait wacana peningkatan Polres Jember menjadi Polresta, Yuddy masih menunggu tahapan yang akan diajukan untuk terealisasinya upaya itu. "Secara geografis, Jember memang sudah layak (jadi Polresta)," pungkasnya. (fat/fat)











































