"Loh iya ta mas. Tapi apik kan mas. Menunjukkan bunga di sana (di taman) berbunga serta ekosistemnya seimbang dan bagus," kata Chalid kepada detikcom, Rabu (6/1/2016).
Meski ekosistem di taman-taman di Surabaya seimbang, Chalid mengaku akan terus meningkatkan layanan dengan merawat pohon dan tanaman di Kota Pahlawan.
"Banyaknya kupu-kupu merupakan prestasi tersendiri bagi kami. Tapi kami akan makin tingkatkan perawatan terhadap pohon dan bunga agar makin banyak hewan atau serangga, yang merupakan ekosistem tumbuhan," ujarnya.
Pantauan detikcom di Taman Bungkul, banyak kupu-kupu yang saling kejar-kejaran dan hinggap antara satu bunga satu ke lainnya ini tak lain mencari sari madu.
Sementara menurut Farid petugas Taman Bungkul mengaku datangnya kupu-kupu sudah ada sejak dan selalu datang sejak musim penghujan tiba.
(ze/fat)











































