Calon mahasiswa mendaftar melalui proses pengajuan di sekolah masing-masing. Mereka bakal mendapat beasiswa jika lulus ujian masuk di perguruan tinggi yang dituju. Adapun mahasiswa yang sudah berkuliah juga bisa mendapatkan beasiswa melalui proses seleksi.
"Kriterianya terutama kurang mampu secara ekonomi yang akan diverifikasi," ujar Sekretaris Kabupaten Slamet Karyono, Sabtu (2/1/2016).
Alokasi dana Banyuwangi Cerdas pada 2016 yang sebesar Rp 3,75 miliar naik dibandingkan alokasi 2015 yang sebesar Rp 3,2 miliar. Setiap tahun, alokasi beasiswa Banyuwangi Cerdas terus ditingkatkan. Program tersebut dimulai pada 2011 dengan alokasi dana yang terus meningkat. Total sejak 2011 telah disalurkan dana Rp 10,708 miliar kepada lebih dari 700 mahasiswa asli Banyuwangi yang berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Jika ditambah dengan alokasi dana tahun 2016, maka total beasiswa yang disalurkan mencapai Rp 14,4 miliar.
"Beasiswa tersebut bagian dari upaya peningkatan daya saing sumberdaya manusia Banyuwangi. Saat ini beasiswa baru untuk tingkat sarjana. Insya Allah, ke depan direncanakan skema beasiswa akan diperluas hingga untuk mahasiswa pascasarjana atau S2," jelas dia.
Dia menambahkan, selain melalui skema APBD, Pemkab Banyuwangi juga mengajak dunia usaha untuk ikut menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaannya dengan mendukung penyaluran beasiswa bagi dunia pendidikan Banyuwangi. Langkah lainnya adalah penggalangan dana di berbagai festival wisata yang digelar di kabupaten berjuluk The Sunrise of Java itu.
Slamet mencontohkan, Pemkab Banyuwangi baru saja menyerahkan dana beasiswa pendidikan Rp 192 juta untuk 77 pelajar di kawasan sekitar Gunung Ijen. Para pelajar itu mayoritas adalah putra-putri dari para penambang belerang di gunung yang mempunyai kawah indah tersebut.
Dana tersebut berasal dari sebagian hasil penggalangan dana wisatawan yang menghadiri pergelaran Jazz Ijen Banyuwangi beberapa waktu lalu. "Semoga dana tersebut bisa menunjang pembelajaran, seperti untuk membeli buku-buku pengetahuan agar khazanah keilmuan pelajar bisa kian berkembang," ujar Slamet. (bdh/bdh)











































