Tahun Baru, Pantai Malang Selatan Makan Korban Jiwa

M Aminudin - detikNews
Jumat, 01 Jan 2016 15:19 WIB
Ilustrasi/Foto: thinkstock
Malang - Wisatawan kembali menjadi korban keganasan ombak pantai di pesisir Malang Selatan, saat merayakan liburan tahun baru. Di Pantai Bajul Mati atau Pantai Ungapan, lima wisatawan dilaporkan terseret ombak, satu orang ditemukan tewas.

Sedangkan satu orang dalam kondisi selamat, dan tiga lainnya masih dalam pencarian, Jumat (1/1/2016). Korban tewas akibat tergulung ombak di pantai yang berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, adalah Slamet (35), warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 6, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Slamet berhasil ditemukan kurang dari satu jam setelah dilaporkan hilang. Sementara korban selamat adalah Soni Angga Kusuma (25), beralamat sama dengan Slamet.

Kini, Soni tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, tiga korban belum ditemukan adalah Toni (23), Arifin (22), dan Ade (19), warga Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Upaya pencarian masih dilakukan kepada korban yang belum berhasil ditemukan," kata Koordinator Satuan Siaga Bencana (SATGANA) PMI Kabupaten Malang Muji Utomo.

Dijelaskan, kelima korban tergulung ombak ketika foto selfie dengan gambar latar belakang keindahan Pantai Bajul Mati. Naas, ketika itu ombak besar datang hingga menyapu kelima korban.

"Mau foto-foto terus digulung ombak besar," jelasnya.

Ditambahkan, kejadian sama terjadi di Pantai Perawan Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai berjarak hanya beberapa kilometer dari Bajul Mati juga menelan satu korban jiwa. Korban diketahui bernama Wajibul Walid (19), warga Sidoarjo.

Korban Wajibul sedang menikmati liburan pergantian tahun bersama rombongan berjumlah sembilan orang. Pagi sekitar pukul 09.30 wib, mereka nekat berenang hingga melebihi batas.

"Setelah dilaporkan hilang, korban ditemukan sudah tidak bernyawa," tambahnya.

(ugik/ugik)