Bandara Notohadinegoro Ditutup Akibat Erupsi Gunung Bromo

Bandara Notohadinegoro Ditutup Akibat Erupsi Gunung Bromo

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 31 Des 2015 13:41 WIB
Bandara Notohadinegoro Ditutup Akibat Erupsi Gunung Bromo
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Erupsi Gunung Bromo menyebabkan Bandara Notohadinegoro, Jember ditutup. Penutupan ini akan berlangsung selama dua hari.

"Kami mendapatkan 'Notice of Airman" (Notam) tentang penutupan Bandara Notohadigoro mulai hari ini, terhitung pukul 07.30 WIB, hingga besok Jumat (1/1) pukul 07.30 WIB karena abu vulkanis Gunung Bromo," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Notohadinegoro, Edi Purnomo, Kamis (31/12/2015).

Edi menjelaskan, dua maskapai penerbangan di Bandara Jember, yakni Garuda Indonesia dengan rute Jember - Surabaya pulang pergi (PP) dan Susi Air dengan rute Jember - Sumenep (PP) batal beroperasi.

"Tidak ada aktivitas penerbangan komersial hari ini, namun sewaktu - waktu kamibisa mendapatkan Notam terbaru terkait dibuka kembali atau diperpanjang penutupan Bandara Notohadinegoro ini," jelasnya.

Edi menuturkan, kawasan bandara yang berada di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung tersebut tidak terpapar abu vulkanis Bromo, akan tetapi debu vulkanis berada di atas langit Bandara Notohadinegoro.

"Bandara aman dari abu vulkanis, namun rute penerbangan terpapar abu Bromo. Sehingga ditutup karena membahayakan aktivitas penerbangan," tambahnya.

Edi mengatakan Notam penutupan Bandara Jember itu bisa diperpanjang atau diperpendek berdasarkan kondisi di lapangan.

(fat/fat)
Berita Terkait