Pesta Kembang Api di Grahadi Saat Malam Tahun Baru Telan Dana Rp 175 Juta

Pesta Kembang Api di Grahadi Saat Malam Tahun Baru Telan Dana Rp 175 Juta

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 30 Des 2015 19:20 WIB
Pesta Kembang Api di Grahadi Saat Malam Tahun Baru Telan Dana Rp 175 Juta
Foto: Agung Pambudhy/Ilustras
Surabaya - Pemprov Jatim akan menggelar pesta kembang api pada perayaan malam tahun baru di halaman Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo. Pesta kembang api yang diperkirakan berdurasi sekitar 15 menit, menelan biaya Rp 175 juta.

"Ada tiga titik, di halaman Grahadi, patung Gubernur Suryo dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO-Jalan Gubernur Suryo)," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (30/12/2015).

Dari informasi yang dihimpun, pesta kembang api yang dihalamn Gedung Negara Grahadi menelan biaya sekitar Rp 70 juta. Sedangkan di JPO durasi pesta kembang apinya sekitar 5 menit dan di sekitar monumen patung Gubernur Suryo durasinya sekitar 10 menit. Jika diasumsikan masing-masing titik tersebut, maka akan akan menelan biaya sekitar Rp 175 juta.

Wagub yang biasa disapa Gus Ipul saat dikonfirmasi mengenai anggaran untuk pesta api mengaku tidak tahu. "Anggarannya saya belum tahu, silahkan tanya ke pak sekda," tuturnya.

Selain merayakan dengan pesta kembang api, Pemprov Jatim bersama forum koordinasi pimpinan daerah (seperti kapolda, pangdam, pangarmatim dan pejabat lainnya) juga akan menggelar salat malam dan doa bersama di Gedung Grahadi.

"Kegiatannya seperti tahun lalu. Di Grahadi ada salat malam, doa bersama. Setelah itu kita nanti ada pesta kembang api seperti tahun lalu. Jadi nggak ada yang istimewa," terangnya.

Selain pesta kembang api, panggung di depan Grahadi juga akan dihibur Danang, penyanyi yang menjuarai ajang kontes menyanyi di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

"Kelihatannya nanti ada Danang dari Banyuwangi. Danang kan anak Jawa Timur yang berprestasi," terangnya.

Terkait mengenai larangan dari kepolisian terhadap kegiatan Surabaya Car Free Night (SCFN), Gus Ipul mendukungnya.

"Saya dengar pak kapolda memang mengurangi car free night. Tetapi memang dari sudut pandang keamanan itu yang terbaik, kita maklumi," tuturnya sambil mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan bersama-sama menjaga keamanan di daerahnya masing-masing.

"Secara umum (situasi kamtibmas) kondusif. Saya mempersilahkan masyarakat untuk menikmati malam tahun baru di tempat-tempat yang aman," katanya.

"Kalau ada yang aneh-aneh, kalau ada yang mencurigakan, dilaporkan saja. Kita minta masyarakat juga waspada, ikut menjaga keamanan masing-masing dan menjaga suasana malam tahun baru, sehingga kenyamanan bisa dipelihara dan kita nikmati bersama-sama," tandasnya. (roi/fat)
Berita Terkait