"Saya berharap pembuatnya bisa diusut dan ditindak tegas," kata Saifullah Yusuf kepada wartawan usai menemui manajemen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jawa Timur di kantor gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (30/12/2015).
Wagub Jatim yang biasa disapa Gus Ipul mengatakan, pembuatan teropmet dari sampul Al Quran dinilai meresahkan masyarakat, dan pembuatan terompet tersebut juga dinilai sebagai tindakan yang berbahaya.
"Karena menyangkut keyakinan beragama, dan itu menyakitkan," tandasnya.
Sebelumnya, ditemukan terompet berbahan kertas sampul Al Quran di beberapa daerah di Indonesia seperti di Kendal Jawa Tengah, Glodok Jakarta Barat hingga di Jember dan Bangkalan Jawa Timur.
(roi/fat)











































