Menurut Kasat Reskrim Polres Jember AKP Agus Supriyono, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian.
"Mayat itu ditemukan warga. Tak jauh dari mayat, ada satu unit sepeda motor protolan tanpa nopol," ungkap Agus, Rabu (30/12/2015).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dugaan sementara korban tewas karena mengalami kecelakaan. "Apalagi menurut warga, lokasi itu sering dijadikan arena balap liar," tegasnya.
Hingga saat ini, identitas mayat tersebut masih belum jelas. "Korban tidak membawa KTP maupun identitas lainnya," sambungnya.
Mayat yang diperkirakan berumur sekitar 25 tahunan, ini masih disimpan di kamar mayat RSD dr Soebandi Jember. Ciri-ciri lainnya adalah, di tangan kiri korban ada tato mawar bertuliskan citra, serta tato naga di punggungnya.
"Memang ada cukup banyak luka di wajah dan tangan korban. Namun yang jelas, kita masih menyelidiki kasus ini," pungkas Agus. (fat/fat)











































